Demokrasi Ekonomi, Demokrasi Iliberal, Demokrasi Industri dan Demokrasi Internet

wp-1512964927114..jpgDemokrasi Ekonomi, Demokrasi Iliberal, Demokrasi Industri dan Demokrasi Internet

  • Demokrasi liberal (Demokrasi liberal  atau demokrasi konstitusionnal) adalah sistem politik yang menganut kebebasan individu. secara konstitusional hak-hak individu dari kekuasaan pemerintah. Dalam demokrasi liberal, keputusan-keputusan mayoritas (dari proses perwakilan atau langsung) diberlakukan pada sebagian besar bidang-bidang kebijakan pemerintah yang tunduk pada pembatasan-pembatasan agar keputusan pemerintah tidak melanggar kemerdekaan dan hak-hak individu seperti tercantum dalam konstitusi.Demokrasi liberal pertama kali dikemukakan pada Abad Pencerahan oleh penggagas teori kontrak sosial seperti Thomas Hobbes, John Locke, dan Jean-Jacques Rousseau. Semasa Perang Dingin, istilah demokrasi liberal bertolak belakang dengan komunisme ala Republik Rakyat. Pada zaman sekarang demokrasi konstitusional umumnya dibanding-bandingkan dengan demokrasi langsung atau demokrasi partisipasi. Demokrasi liberal dipakai untuk menjelaskan sistem politik dan demokrasi barat di Amerika Serikat, Britania Raya, Kanada. Konstitusi yang dipakai dapat berupa republik (Amerika Serikat, India, Perancis) atau monarki konstitusional (Britania Raya, Spanyol). Demokrasi liberal dipakai oleh negara yang menganut sistem presidensial (Amerika Serikat), sistem parlementer (sistem Westminster: Britania Raya dan Negara-Negara Persemakmuran) atau sistem semipresidensial (Perancis).
  • Demokrasi Iliberal Demokrasi iliberal kadang disebut demokrasi semu, demokrasi separuh, demokrasi berintensitas rendah, demokrasi kosong, atau rezim hibrida,[1] adalah sistem pemerintahan yang tetap melaksanakan pemilu, tetapi mengekang kebebasan sipil sehingga warga tidak mengetahui aktivitas pemegang kekuasaan yang sesungguhnya. Demokrasi iliberal bukan ‘masyarakat terbuka’. Ada banyak negara “yang tidak tergolong “bebas” maupun “tidak bebas”, melainkan “mungkin bebas”, antara pemerintahan demokratis dan nondemokratis.”[2] Ini disebabkan oleh konstitusi yang membatasi kekuasaan pemerintah, tetapi mengekang kebebasannya, atau disebabkan oleh tidak adanya kerangka kebebasan yang cukup dan sah secara konstitusiona
  • Demokrasi Ekonomi Demokrasi ekonomi atau demokrasi pemangku kepentingan adalah filsafat sosial ekonomi yang menganjurkan penggantian kekuasaan pembuatan keputusan dari manajer korporasi dan pemegang saham korporasi ke kelompok pemegang saham publik yang lebih besar, termasuk di dalamnya pekerja, pelanggan, penyuplai, lingkungan sekitar dan publik luas. Tidak ada definisi atau pendekatan tunggal yang mencakup demokrasi ekonomi, tetapi sebagian besar pendukungnya berpendapat bahwa relasi milik di masa modern ini mengeksternalisasi biaya, mengesampingkan kepentingan publik untuk keuntungan pribadi, dan mengingkari praktik suara demokrasi dalam pembuatan kebijakan ekonomi. Selain mengenai permasalahan moral, demokrasi ekonomi membentuk klaim praktikal, seperti dapat mengkompensasi jurang permintaan efektif yang melekat pada kapitalisme. Pendukung demokrasi ekonomi secara umum berpendapat bahwa kapitalisme modern secara periodik menghasilkan krisis ekonomi yang dikarakteristikan dengan defisiensi permintaan efektif, dan masyarakat tidak bisa mendapatkan penghasilan yang cukup untuk membeli produksi keluarannya. Monopoli korporat atas sumber daya umum secara tipikal membuat kelangkaan buatan, dan menghasilkan ketidakseimbangan sosial ekonomi yang membatasi pekerja untuk mengakses kesempatan ekonomi dan menghilangkan kekuatan membeli konsumen. Demokrasi ekonomi telah diajukan sebagai bagian dari ideologi sosial-ekonomi yang lebih besar, sebagai teori berdiri sendiri, dan sebagai variasi agenda reformasi. Misalnya, dengan maksud untuk mengamankan hak ekonomi secara penuh, teori ini membuka jalan untuk mendapatkan hak politik secara penuh, termasuk juga hak yang sebelumnya. Baik teori pasar dan non-pasar dari demokrasi ekonomi telah diajukan. Sebagai agenda reformasi, teori-teori pendukung dan contoh di dunia nyata berkisar antara desentralisasi sampai koperasi demokratis, bank publik, perdagangan adil, dan regionalisasi produksi makanan dan mata uang lokal.
  • Demokrasi Industri Demokrasi industri adalah persetujuan yang melibatkan pekerja dalam pembuatan keputusan, pembagian tanggung jawab dan kewenangan di tempat kerja. Sementara di desain organisasi manajemen partisipatif, pekerja didengar dan ikut ambil bagian dalam proses pembuatan keputusan, dalam organisasi yang penggunaan demokrasi industri, mereka juga terlibat dalam pembuatan keputusan akhir, termasuk dalam desain organisasi, dan hierarkinya juga. Di hukum perusahaan, istilah yang umumnya digunakan adalah kodeterminasi, mengikuti kata Jerman Mitbestimmung. Di Jerman, perusahaan dengan lebih dari 2000 pekerja (atau lebih dari 1000 pekerja di tambang batu bara dan industri baja), pemilihan setengah dari dewan pengawas direksi (yang memilih manajemen) dipilih oleh para pemegang saham dan setengahnya oleh para pekerja. Meskipun demokrasi industri umumnya mengacu pada model organisasi dengan tempat kerja yang dijalankan secara langsung oleh pekerjanya sendiri di sektor swasta atau kepemilikan negara atas alat produksi, ada juga bentuk perwakilan demokrasi industri. Perwakilan industri demokrasi termasuk struktur pembuatan keputusan seperti pembentukan komite dan badan konsultasi untuk memfasilitasi komunikasi antara manajemen, serikat buruh, dan staf.

  • Demokrasi Internet. Demokrasi Internet;atau E-demokrasi (kombinasi dari kata elektronik dan demokrasi), adalah istilah yang menggabungkan teknologi informasi dan komunikasi dalam penyebaran demokrasi. Hal ini berarti bentuk pemerintahan dimana semua warga negara dewasa dianggap memenuhi syarat untuk berpartisipasi. Baik dalam proposal, pengembangan, dan perintisan udang-undang[1] E-demokrasi meliputi kondisi sosial, ekonomi dan budaya kebebasan politik yang memungkinkan aktivitas demokrasi dilaksanakan secara bebas dan langsung.

wp-1512961730225..jpg

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s