Luhut vs Amin: Ketika Pengkritik Dianggap Pendosa

ketika pendekar reformasi itu mengungkap fakta
kembali penguasa terbakar kupingnya
ketika bapak reformasi itu menyingkap tabir
kembali penggede memanas otaknya
sang pendekar diancam akan dikejar dosa dosanya

inilah buah reformasi ?
Pengritik dianggap pendosa

yang katanya berwajah demokrat
kupingnya tidak cukup tebal dihujani kritik di alam demokrasi
yang katanya berpartai demokrat
hatinya tidak cukup keras dibombardir kritik di dunia demokrasi

Inilah buah demokratisasi ?
berseberangan dengan penguasa dianggap pendosa

kalau setiap kritik ditembak kriminalisasi
kalau setiap kritik dikejar dosanya
kalau setiap oposisi diintimidasi hukum
maka wajar saja dunia demokrasi nusantara semakin buram
maka wajar saja indeks demokrasi semakin terus merosot
maka wajar saja para aktifis demokrasi dan pengritik pemerintah dituding makar
maka saatnya kabinet ini dibuat kementrian pendosa,
menteri pengejar dosa pengkritik

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s